JADWAL WAWANCARA CALON BERANDA[L]

Selamat datang calon anggota KSAT 2017 !

Sebagai salah satu rangkaian Open Recruitment KSAT, akan diadakan interview calon anggota dengan pembagian pewawancara sebagai berikut :

1504431052700

Harap menghubungi pewawancaranya masing-masing sebagai bentuk konfirmasi. Dimohon untuk tetap melakukan wawancara pada jadwal yang telah diagendakan. Terima kasih, kami tunggu kalian bergabung di keluarga besar BERANDA[L].

KSAT! BERAKAR KOKOH MENEMBUS PERADABAN!

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

KOKEDAMA

 

LINE_P20170319_173400159

Secara terminologi, kokedama terdiri dari kata “koke” yang berarti lumut/moss dan “dama” yang berarti bola/ball [1]. Sehingga kokedama biasa disebut bola lumut, atau dalam artian yang lebih luas yaitu tanah yang dibentuk seperti bola dan dibungkus dengan lumut.

Namanya yang kejepang-jepangan dikarenakan ide tersebut pertama kali muncul di Jepang, yaitu kombinasi antara bonsai tipe Nearai dan Kusamono [2]. Bonsai tipe Nearai adalah miniatur pohon yang dilepaskan dari wadahnya dan di-display pada tembikar atau potongan kayu [1]. Sementara bonsai tipe Kusamono merupakan bonsai dengan peletakan rumput liar dan bunga pada pot atau wadah yang unik [2]. Dan ternyata, kokedama ini juga merupakan estetika dari Wabi-sabi, yang merepresentasikan pemandangan Jepang di dunia.


Fungsi dari kokedama adalah sebagai media tumbuh untuk tanaman hias. Kokedama bisa diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman herba, tanaman semusim atau menahun, rumput, paku, bahkan umbi [1]. Namun, pada umumnya kokedama diaplikasikan pada tanaman yang memiliki ukuran kecil dan biasa diletakkan di dalam ruangan agar lebih mudah dalam perawatan dan tidak akan tumbuh besar dengan cepat [2].

Saat ini, kokedama populer di taman-taman yang ada di Jepang. Selain karena bentuknya yang unik dan lucu, teknik pembuatannya pun tak kalah menarik. Walau kelihatannya hanya sebuah bola tanah yang dibungkus dengan lumut, namun terdapat sisi seni dalam teknik pembuatan tersebut. Itulah sebabnya media tanam ini sering disebut “seni kokedama” sehingga dalam pembuatannya dapat dilihat segi kreativitas si gardener. Nah, biasanya karakteristik dari kokedama meliputi asimetri, kasar, ekonomis, dan simpel [1].
Selain itu, kokedama juga menjadi tanaman organik indoor favorit karena tidak menggunakan pot plastik dan lebih mudah daripada bonsai, karena bisa menggunakan tanaman dengan beragam jenis, tidak harus spesies dengan habitus pohon.

LINE_P20170319_173502650.jpg

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kokedama meliputi tanah yang dikantongi, lumut, alat rajut/pancing, gunting, air, kawat, dan wadah untuk mencampur tanah.

Terdapat beberapa tahap dalam pembuatan kokedama [2] :
1. Tanah yang digunakan harus tanah yang terdiri dari gambut, lempung, dan sedikit pasir. Rasio gambut dengan lempung adalah 70% : 30%.
2. Gunakan sedikit air agar lempung dan tanah tercampur. Lempung harus dicampur dengan gambut agar tidak retak saat di-display. Usahakan tanah menjadi lengket dan bertekstur lembut saat ditambah dengan air.
3. Bentuk tanah tersebut menjadi sebuah bola. Ukuran bola bisa berkisar mulai dari ukuran buah jeruk hingga buah anggur.
4. Masukkan ibu jari tangan secara perlahan ke dalam bagian tengah bola, sementara tangan yang lainnya menjaga agar bentukan luar tetap bulat. Disini nantinya sebagai tempat sistem perakaran dari tanaman.
5. Pilih tanaman yang diinginkan, namun akan lebih baik jika tanaman berukuran kecil agar mudah dalam perawatan dan tidak cepat tumbuh besar.
6. Lepaskan tanaman dari container/wadah. Kemudian hilangkan tanah berlebihan yang ada di akar.
7. Masukkan akar tanaman ke dalam bola tanah, kemudian dirapikan lagi bentuknya, dan tambahkan media tanah jika perlu.
8. Potong tali pancing agak panjang dan juga kawat beberapa inci. Kawat ditekuk sebagian yang nantinya digunakan sebagai pin.
9. Buat lingkaran di salah satu ujung tali, masukkan pin melalui lingkaran, dan masukkan pin dekat dengan bagian bawah bola tanah.
10. Lembabkan lumut dalam wadah air kemudian peras air yang berlebihan. Kemudian lumut ditata dan di-press di sekitar bola tanah.
11. Setelah bola tanah terlapisi lumut, selanjutnya dibalut dengan tali dan diikat.
12. Kokedama yang selesai dibuat kemudian diletakkan di wadah yang cukup air selama 10 menit. Yang diberi air hanya bola lumut, bukan tanamannya.
13. Tentukan display kokedama, akan dalam posisi duduk atau digantung dengan tali.

Wah, ternyata banyak juga ya cara pembuatan kokedama~
Gimana nih, ada yang tertarik untuk mencobanya? (laugh)
Kalau ada yang tertarik, jangan lupa dilakukan perawatan rutin yaaa!

Source:
1. Thomson, D. 2016. Kokedama – The Japanese String Gardens. http://www.medium.com (diakses pada 19 Maret 2017)
2. Barredo, E. 2012. Make a Kokedama. http://www.gatewaygardener.com (diakses pada 19 Maret 2017)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Aklimatisasi I Seedlings 2016

Salam sejahtera bagi kita semua!
Hallo, seedlings KSAT, bagaimana semester baru? Semoga tetap semangat ya buat menjalani rangkaian pembelajaran awal kalian di KSAT.

Awal dari rangkaian pembelajaran teman-teman seedling adalah SGD(Small Group Discussion). Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 minggu dibulan Februari. Nanti teman-teman secara bergiliran, sesuai dengan kelompoknya, akan mendapatkan pematerian lanjutan dari materi Diklat Ruang.
Timeline SGD adalah sebagai berikut:

bi

SGD subdivisi Arsitektur Lanskap dan Keanekaragaman Tanaman dilaksanakan siang atau sore hari seusai jam kuliah/praktikum, sekali setiap minggu dengan urutan seperti di atas. Pelaksanaan SGD akan diberitahukan kemudian untuk hari dan jamnya. Khusus untuk subdivisi Ekologi Lanskap, hanya akan dilakukan dua kali dan bersifat outdoor dengan tanggal yang telah tercantum. Apabbila terdapat beberapa persiapan yang perlu dilakukan seangkatan akan diberitahukan kemudian.


Alat-alat yang perlu dipersiapkan untuk Small Group Discussion adalah:
Perlengkapan wajib individu: logbook dan nametag (seperti yang digunakan selama diklat), slayer, dan alat tulis.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk tiap SGD subdiv:

Subdivisi Arsitektur Lanskap:
SGD pertama dengan Topik Landscaping Style, disarankan untuk mereview kembali resume yang telah dibuat sebagai tugas liburan kemarin untuk topik kedua akan diberitahukan kemudian.

Subdivisi Keanekaragaman Tanaman:
SGD pertama dengan Topik Makromorfologi dan Biodiversitas Tanaman Lanskap, perlekangkapan yang harus dibawa adalah:
1. Buku Struktur dan Perkembangan Tumbuhan
2. Kertas gambar A4 1 lembar
3. Drawing pen ukuran apa saja, pensil warna (minimal 12 warna)
4. Tugas syarat masuk berupa esai individu 16 kalimat mengenai tanaman favorit dari masing-masing dari kalian, ditulis/diketik di kertas A5 dan dilampirkan gambar tanaman favorit yang kalian pilih. Esai berisi alasan dan segala hal yang ingin kalian ceritakan terkait tanaman favorit kalian.

SGD kedua dengan Topik Praktek Pembuatan Herbarium:
1. Kardus (yang semua sisinya muat ukuran kertas A4)
2. Alkohol 70% 1 liter*
3. Koran bekas
4. Clipboard bekas/sudah tidak digunakan (minimal 3)
5. Tali kasur
6. Kabel + lampu kuning 2 (cari yang termurah)
*Semua barang untuk keperluan perkelompok, kecuali alkohol 1 liter untuk seangkatan.

Subdivisi Ekologi Lanskap: akan diberitahukan kemudian.

Berikut adalah pembagian kelompok Small Group Discussion untuk Seedlings 2017:biii

 

 

 

 

 

 

 
Demikian pengumuman mengenai pelaksanaan SGD Aklimatisasi I 2017.
KSAT! Berakar Kokoh Menembus Peradaban!

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

TUGAS LIBURAN – MAKALAH PRA-AKLIMATISASI 1 2017

Hello, Good People!

Sudah akhir tahun ya, bagaimana liburan atau persiapan liburan kalian para seedlings 2016? Semoga liburannya asik ya!

Nah, gausah kebanyakan basa-basi. Buat kalian para seedilngs 2016, kalian dalam waktu dekat ini akan menjalani rangkaian pembelajaran yang biasa kami sebut AKLIMATISASI 1. Okay, kalian pasti bertanya-tanya apa itu AKLIMATISASI?

Secara singkat, AKLIMATISASI (kemudian disebut Aklim/AK) merupakan singkatan dari Akademi Keilmuan Tingkat Satuan Seedling/Sapling (Agak nggak pas ya? Hehe – red). AK 1 merupakan rangkaian pembelajaran bagi seedling KSAT, AK 2 bagi staf Keilmuan/Anggota Madya. AK 1 ini bertujuan untuk mengenalkan dasar materi yang meliputi 3 subdivisi Keilmuan yang ada di KSAT, yaitu Arsitektur Lanskap, Keanekaragaman Tanaman dan Ekologi Lanskap. Rangkaian AK 1 meliputi makalah liburan, SGD (small group discussion) dan beberapa kegiatan lainnya, yang akan dibahas lebih lanjut pada Technical Meeting resminya (akan diinfokan lebih lanjut mengenai jadualnya).

So, tanpa berlama lama lagi, berikut adalah rincian tugas dari masing-masing Subdivisi Keilmuan KSAT untuk Makalah Liburan. Enjoy!

Subdivisi Keanekaragaman Tanaman

Pada subdiv ini, teman-teman semua akan diminta untuk membuat draft pertelaan. Apa itu pertelaan? Pencandraan atau pertelaan (deskripsi, deskriptio) adalah teknik penggambaran sifat-sifat tumbuhan dalam tulisan verbal yang dapat dilengkapi dengan gambar, data penyebaran, habitat, asal-usul, manfaat dari golongan tumbuhan yang dimaksud. Jadi nanti teman-teman akan membuat suatu makalah singkat (format terlampir) terkait dengan nama ilmiah masing-masing dari kalian. Jadi, tugas ini sifatnya individu ya.

Untuk tugas liburan, draft yang kami minta cukup sampai di bagian deskripsi makromorfologi biji (BAB I-III, Daftar Pustaka, dan Lampiran). Sedangkan pertelaan utuhnya akan menjadi tugas akhir SGD I (Morfologi) yang pelaksanaannya akan diumumkan kemudian. Format penulisan ada di dalam file PERTELAAN_FORMAT. Draft tidak bercover.

Hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Penulisan kategori dalam klasifikasi (regnum, divisio, dkk) harus dalam satu bahasa. Kalau latin,maka latin semua, kalau inggris, maka inggris semua. Yang ada di file format, kategori dalam Bahasa
  2. Gambar makromorfologi boleh diambil dari Google Images dengan menyertakan sumber dibawah gambar.
  3. Karena masing-masing dari kalian mendapatkan tumbuhan dari Spermatophyta, sebisa mungkin keterangan di dapat sampai organ biji.
  4. Bila ada yang ditanyakan tentang istilah tertentu, coba cari di internet atau literatur dulu. Bila masih belum paham, baru bertanya ke CP tugas.
  5. Draft pertelaan akan disatukan dengan tugas subdivisi lain dalam satu makalah

Subdivisi Arsitektur Lanskap

Setiap individu seedlings diberikan satu Landscape Style dan ditugaskan untuk membuat resume mengenai style yang diberikan tersebut, yang meliputi:

  1. Pengertian, meliputi:
    1. Makna nama style
    2. Sejarah style
  2. Ciri khas style, meliputi:
    1. Bahan atau material yang umum digunakan
    2. Barang atau ornamen yang sering dijumpai
    3. Ciri khas lainnya
  3. Tanaman yang digunakan, meliputi:
    1. Growthform yang sering dijumpai
    2. Contoh tanaman yang menjadi ciri khas (minimal 3)
    3. Foto contoh tanaman
  4. Foto Contoh Taman (Sertakan sumbernya dan foto harus tercetak jelas)

Pembagian sub-style untuk seedlings 2016 adalah sebagai berikut, silahkan dicermati.

Mediterranean Design

  1. Spanish : Adinda Ayu C. D.
  2. Tuscan : Zelyta Rizky Sahara
  3. French : Rifqi Romadhoni
  4. Southwest : Dwi Sartika

Traditional Design

  1. Colonial : Era Prilia Bhakti
  2. Saltbox : Rifda Adila Pramono
  3. Townhouse : R.R. Astri Ratna Indharini
  4. English : Aprilliani Prissilia H.
  5. Craftsman : Alfa Nadiya

Tropical Design

  1. South pacific : Nadya Ayu K.
  2. Asian : Sabyla Nurjannah
  3. Coastal : Innovatyandra P.

Country Design

  1. Farmhouse : Ersi Larasati
  2. Victorian : Nurul Alifah Azzahra
  3. Ranch : Sekarnara Andhita Hermawan
  4. Rustic : Visya Yurika Maharani

Modern Design

  1. Art deco : Septy Wulan Cahyani
  2. Modern : Ajeng Meidya Ningrum
  3. Mid-century : Annisa Kartika Praja

Subdivisi Ekologi Lanskap

Untuk subdivisi Ekologi Lanskap, setiap individu seedilngs diminta untuk membuat resume mengenai: pengertian, ciri khas (karakteristik), komponen biotik yang ada di dalamnya, serta fungsi ekologis dari:

  1. Ekosistem Sungai, beserta gambar aliran energi yang terjadi didalamnya (1 gambar)
  2. Ekosistem Hutan Hujan Tropis, beserta pengertian vegetasi lantai dan vegetasi tegakan beserta gambar masing-masing vegetasi (1 gambar tiap vegetasi).

Sumber (resume maupun gambar) harus dari buku, jurnal, atau web resmi. Selain dari ketiga sumber tersebut tidak diperbolehkan.

FORMAT MAKALAH KEILMUAN

  1. Makalah Keilmuan terdiri dari halaman judul, tugas subdivisi Keanekaragaman Tanaman, Arsitektur Lanskap, serta Ekologi Lanskap secara berurutan.
  2. Tiap-tiap subdivisi harus dipisah halamannya (tidak diperbolehkan dilanjutkan dihalaman yang sama) dan diberi judul di bagian tengah (center) dan di-bold, SubdivisiNamaSubdivisi.
  3. Format penulisan untuk subdivisi Keanekaragaman Tanaman sudah ada dalam file PERTELAAN_FORMAT. Untuk subdivisi Arsitektur Lanskap dan Ekologi Lanskap, menyesuaikan poin penugasan.
  4. Untuk tugas subdivisi Arsitektur Lanskap dan Ekologi Lanskap menggunakan ketentuan berikut. Font: Times New Roman; size: 12pt; line spacing: 1.15. Jika ada gambar, berikan judul gambar dengan format seperti pada bagian lampiran ilustrasi jasad draft pertelaan (Judul gambar berada dibawah gambar, diformat center, diberikan sitasi). Penomeran judul gambar diulang (dimulai dari Gambar 1. ) untuk setiap subdivisi. Jadi Gambar 1 pada subdivisi Ketam, Arsikap dan Ekoskap berbeda. Daftar pustaka diletakan di akhir tugas setiap subdivisi menggunakan format sitasi CSE.
  5. Format Halaman Judul:

MAKALAH KEILMUAN

PRA-AKLIMATISASI 1 2017

(logo KSAT hitam putih)

Disusun oleh:

(nama lengkap)

(nama latin)

KELOMPOK STUDI ARSITEKTUR TAMAN

FAKULTAS BIOLOGI

UNIVERSITAS GADJAH MADA

YOGYAKARTA

2017

(Times New Roman, 12pt, bold)

  1. Makalah di print dengan kertas A4, margin normal (pada Word), dijilid langsung dengan cover kuning (warna kuning disamakan untuk satu angkatan), dikumpulkan pada tanggal 30 Januari 2017 di KSAT Corner. Setelah mengumpulkan menandatangani presensi yang telah disediakan. Batas waktu pengumpulan akan diinformasikan lebih lanjut.
  2. Tidak diperbolehkan mengambil sumber dari blog (blogspot, wordpress atau sebagainya), kecuali gambar makromorfologi draft pertelaan.
  3. Jika ada yang ingin ditanyakan terkait tugas masing-masing subdivisi, berikut CP yang bisa dihubungi (nomor telefon/id LINE).
    • Metta: 081226307385/ vidyametta (Subdivisi Keanekaragaman Tanaman)
    • Reina: 085733550555/ reinatawasfebri (Subdivisi Arsitektur Lanskap)
    • Fatizha: 081313228047/ fatizhafira26 (Subdivisi Ekologi Lanskap)
  4. Jika ada pertanyaan mengenai format makalah keilmuan secara keseluruhan, dapat bertanya ke Chris melalui email chris.elian.b@mail.ugm.ac.id dengan subyek ASK Makalah Liburan_NamaPanggilan.

Kerjakan dengan semaksimal mungkin, namun jangan lupakan liburan kalian. Gunakan waktu yang diberikan dengan sebaik mungkin. Akhir kata, selamat tahun baru 2017!

Berakar Kokoh, Menembus Peradaban!

Divisi Keilmuan KSAT.

Lampiran

PERTELAAN_FORMAT

CSE Citation Style Example

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Hasil Upgrading Staf Keilmuan 2015

           KSAT memiliki tiga subdivisi keilmuan yaitu Subdivisi Arsitektur Lanskap, Ekologi Lanskap, dan Keanekaragaman Tanaman. Anggota baru sebelum masuk ke dalam subdivisi tersebut terlebih dahulu perlu menjalani rangkaian  aklimatisasi keilmuan. Aklimatisasi keilmuan ini terdiri dari pemberian materi dari masing-masing  subdivisi berupa SGD (Small Group Disscussion). Dari SGD Ini anggota baru akan mendapatkan materi lanjutan dari yang telah didapat dari pendidikan dasar. Semua materi yang telah didapat kemudian diujikan pada ujian hidup. Berdasarkan hasil dari ujian hidup, anggota baru dapat masuk ke subdivisi-subdivisi keilmuan yang ada. Sebelum dilantik secara resmi, anggota baru diberi tugas mandiri sesuai subdivisi yang akan dimasuki. Setelah resmi masuk subdivisi yang ada, anggota baru resmi menjadi Staf Divisi Keilmuan. Berikut hasil tugas mandiri anggota KSAT 2015.

ekoskap 1    ekoskap 2

arsikap 1     arsikap 2     arsikap 3

ketam 1        ketam  2      ketam  3     ketam   4

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Musyawarah Anggota 2017

mm.jpg

Kelompok Studi Arsitektur Taman atau biasa disingkat dengan KSAT adalah salah satu kelompok studi di Fakultas Biologi UGM. Sebagaimana suatu organisasi secara umum, dibutuhkan  regenerasi kepemimpinan secara periodik. Hal ini dapat dilakukan dengan suatu rapat bersama yang beranggotakan perwakilan dari tiap angkatan anggota dengan berbagai aturan yang berlaku.  Acara ini dinamakan Musyawarah Anggota (MUSYANG) KSAT.

Untuk meneruskan estafet kepengurusan satu periode ke depan, diadakan Musyawarah Anggota KSAT 2016 yang diadakan di villa Merapi II, Hargobinangun, Sleman,  DIY, tanggal 16-17 Desember 2016. Acara utama pada musyawarah anggota adalah laporan pertanggungjawaban (LPJ) tiap koordinator divisi dan ketua KSAT 2016, pembahasan AD/ART, serta pemilihan ketua KSAT periode 2017.

Acara dibuka di Fakultas Biologi dengan doa dan sambutan dari ketua panitia musyang, Nurul Alifah Azzahra (2016), sambutan dari ketua KSAT tahun 2016, Andyka Hapsari Irianto (2013), kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta menuju lokasi. Agenda pertama setelah sampai di lokasi adalah pembacaan laporan pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja semua divisi, yaitu: SekBen (Sekretaris dan Bendahara), Kreatif, Pengembangan Sumber Daya Masyarakat (PSDM), Rumah Tangga, HuMas yang kini berubah jadi MedKom, dan Keilmuan.

Agenda selanjutnya adalah sidang pembahasan AD/ART KSAT dengan dipimpin oleh pimpinan sidang yaitu Nindya Kirana Putri (2015) dan Adinda Ayu Chyntia D. (2016). Dari sidang ini didapat bahwa divisi keilmuan yang mulanya ada 4 divisi menjadi 3 divisi, yaitu Arsitektur Lanskap, Ekologi Lanskap, dan Keanekaragaman Tanaman. Agenda terakhir adalah pemilihan Ketua KSAT untuk periode kepengurusan tahun 2017. Berdasarkan kesepakatan musyawarah  ditetapkan Satrio Nurullah (2014) sebagai Ketua KSAT 2017.

Adanya musyawarah diketahui permasalahan selama setahun kebelakang dan dapat menjadi pembelajaran untuk kepengurusan setahun mendatang. Diharapkan dengan kepengurusan yang baru dapat membawa KSAT menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap Fakultas Biologi UGM.
KSAT ! Berakar Kokoh Menembus Peradaban!

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Open Recruitment KSAT 2016

 

Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) berdiri sejak 18 Agustus 1993. Kelompok studi ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran seputar arsitektur taman,  didalamnya terdiri dari empat subdivisi, yaitu fotografi lanskap, keanekaragaman tanaman, ekologi lanskap, dan arsitektur lanskap. Seiring dengan berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu, arsitektur taman diperlukan untuk pengembangan dan penataan taman dalam ruangan dan lapangan yang saat ini masih belum dikenal dengan baik oleh masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengkaderan anggota berupa pendidikan dan pelatihan sebagai rangkaian Open Recruitment anggota.

Rangkaian open recruitment dengan tema “Pengembangan Kreativitas Berbasis Keilmuan Aplikatif” ini diketuai oleh Satrio Nurullah. Rangkaian open recruitment ini terdiri dari beberapa acara, Meet and Greet, pendidikan dan pelatihan di ruangan (dikru), dan pendidikan dan pelatihan di lapangan (diklap). Meet and Greet dilaksanakan pada 17 September 2016 di Fakultas Biologi berupa acara pertemuan awal antara anggota aktif KSAT dan calon anggota. Diklat ruang diselenggarakan pada tanggal 15, 23, dan 29 Oktober 2016 serta 5 November 2016 di Fakultas Biologi berisi pemberian materi mengenai, arsitektur lanskap, ekologi lanskap, keanekaragaman tanaman dan sekolah kepribadian.

Dikru arsitektur lanskap bertujuan untuk mengajarkan calon anggota cara menggambar notasi pohon. Dikru ekologi lanskap bertujuan untuk mengenalkan calon anggota mengenai growthform. Dikru keanekaragaman tanaman bertujuan untuk mengenalkan calon anggota KSAT tentang tanaman-tanaman lanskap yang ada di Fakultas Biologi UGM. Sekolah kepribadian bertujuan untuk sharing dengan calon anggota mengenai cara memanajemen waktu dan kerja sama tim. Untuk mengaplikasikan teori yang telah diberikan, acara dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan lapangan (diklap) yang dilaksanakan pada tanggal 12-13 November 2016 di bumi perkemahan Girikaton, Jalan Kaliurang Km. 20. Diklap ini sebagai sarana evaluasi dari materi-materi yang telah diberikan baik teori maupun praktik.

Pada hari pertama diklap terdapat pematerian mengenai keorganisasian, pelatihan pertolongan pertama, pematerian keilmuan, dan outing. Pada pematerian keilmuan, calon anggota diajak untuk menganalisis taman yang ada di Fakultas Biologi UGM. Calon anggota diajak berdiskusi bagaimana taman di Fakultas Biologi menjadi lebih baik berdasar materi-materi yang telah mereka dapatkan selama dikru. Calon anggota tampak antusias dan bersemangat dalam mempresentasikan hasil diskusi mereka.

Pada hari kedua dilaksanakan pelantikan, senam pagi, dan permainan pengakraban anggota baru dengan anggota aktif KSAT. Diharapkan dengan adanya rangkaian acara open recruitment ini, anggota baru KSAT mampu mengimplementasikan teori yang telah diajarkan dalam praktik penataan taman.

Posted in Uncategorized | Leave a comment